Mengurai Kemacetan Dijalan Otonomi Pasar Kemis Dan Maraknya Korban Kecelakaan Lalu Lintas
TANGERANG//jurnalnasional.id, --Sejak pelebaran jalan Otonom Cikupa-Pasar kemis sepanjang radius 3,5 km dari Polsek Pasarkemis ke arah Kedaton, ini lah salah satu tingginya penyebab kecelakaan yang terjadi belakangan ini, terpantau bahu jalan yang kini sering digunakan parkir berbagai sisi diseputar area tersebut
Banyak kendaraan berat juga tak hentinya armada tanah index 24 dengan leluasa melenggang di siang hari (jelas ini sudah melanggar perbup) sehingga mengakibatkan kerusakan jalan semakin cepat dan bertambah parah, hal ini meminta perhatian bagi penegakan hukum baik Dishub maupun aparat Polantas baik Polsek maupun Polresta setempat, jangan sampai jalan otonom menjadi jalan ke dua dari pakuhaji, suka diri dan teluk naga yg parah di kabupaten Tangerang
Sehingga menimbulkan banyak korban akibat penyempitan jalan (parkir sembarangan dibahu jalan) dan bebasnya melenggang di siang hari melabrak Perbup Tangerang yang telah direalisasikan juga semakin memperparah rusakna jalan terebut.
Cikupa berbenah mengurai kemacetan dgn memperlebar ruas jalan dari pintu keluar tol Jakarta - lamer Cikupamas - sampai gerbang Suvarnasutra serta menambah jembatan (tahap pertama) tahun ini segera dilaksanakan dgn anggaran 20 M untuk penyediaan lahan.
Untuk tahap ke 2 pintu keluar tol dari arah Merak akan dialihkan ke bundaran pertama suvarnasutra (depan gedung pelayanan bersama pemkab Tangerang) yg ada di bundaran pertama suvarnasutra
Dari semua rencana tersebut kembali kita ke permasalahan mengenai parkir sembarangan diruas bahu jalan dan pelanggaran jam operasional perbup Tangerang,
Tetap arah Kedaton - Pasarkemis tidak mengurangi kemacetan juga akan menambah parah kerusakan jalan serta tidak menutup kemungkinan akan semakin bertambah korban lalin dari masyarakat pengguna jalan
Masyarakat Kabupaten Tangerang meminta diperhatikan bagi penegak hukum (khususnya Dishub dan Polantas) baik Provinsi Banten, Pemda Tangerang serta Muspika setempat agar bisa dapat memperhatikan nya kedepan
(Redaksi)
Sumber Dimas Nuryadi (LSM LPRI)




Komentar0