TfOlGpM9GSG6BUziGUz5TpOpGY==

Polsek Cikupa Luncurkan Program 'Poliran' dari Kapolda Banten: Peduli Pengangguran di Tengah Masyarakat

Polsek Cikupa Luncurkan Program 'Poliran' dari Kapolda Banten: Peduli Pengangguran di Tengah Masyarakat


Tangerang - Jurnalnasional.id /  Di tengah kesibukan menjaga keamanan, Polsek Cikupa turun langsung menyentuh akar persoalan sosial: pengangguran. Minggu sore (12/4/2026), Aipda Didi Ms, Bhabinkamtibmas Desa Sukanagara, mengimplementasikan Program Kapolda Banten bertajuk Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) di Kp. Cibadak, RT 07/01.

Tak hanya rutin patroli dan menangani kriminal, Polri di jajaran Polsek Cikupa kini menggarap program humanis yang langsung menyasar kebutuhan warga. Program unggulan Kapolda Banten, "Poliran", resmi diluncurkan secara simbolis oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukanagara, Aipda Didi Ms, pada Minggu sore pukul 14.15 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Kp. Cibadak RT 07/01 ini dihadiri oleh warga setempat yang sebagian besar sedang mencari peluang kerja. Aipda Didi tidak datang dengan wajah tegas khas aparat, melainkan dengan pendekatan kekeluargaan.

"Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai sahabat warga. Program Poliran ini wujud kepedulian nyata Polri terhadap saudara-saudara kita yang saat ini belum bekerja," ujar Aipda Didi dalam laporannya kepada Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri S.TK, S.IK, MH.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kamtibmas yang hangat namun tegas. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dari gangguan kamtibmas (guantibmas) maupun aksi kejahatan lainnya.

"Jangan sungkan. Jika bapak-ibu melihat hal mencurigakan atau mengalami keadaan darurat, segera hubungi saya selaku Bhabinkamtibmas, hubungi Polsek Cikupa, atau langsung tekan "Call Center 110," tambahnya.

Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, membenarkan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Banten. Program Poliran dirancang tidak sekadar memberi bantuan sesaat, tetapi juga membangun komunikasi aktif antara polisi dan masyarakat pencari kerja.

"Kami ingin polisi hadir sebagai solusi. Dengan mendekatkan polisi pada warga yang menganggur, kami bisa memetakan masalah sosial lebih awal. Jangan sampai putus asa memicu tindak kriminal," tegas Kapolsek dalam laporan tertulisnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu berjalan dengan hangat dan penuh antusias. Warga tampak akrab berdialog dengan Aipda Didi, mencurahkan keluhan sekaligus harapan akan lapangan pekerjaan.

Salah satu warga, Supri (42), mengaku terharu. "Biasanya polisi datang kalau ada masalah. Sekarang datang untuk peduli sama pengangguran. Kami merasa diperhatikan," ujarnya.

Dengan adanya Poliran, Polsek Cikupa berharap angka pengangguran di wilayah Kecamatan Cikupa, khususnya Desa Sukanagara, perlahan teratasi melalui sinergi dan kepedulian bersama.

Komentar0

Type above and press Enter to search.