KOTA TANGERANG – Jurnalnasional.id / Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang, Tardi, bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot Nomor 51 A, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan tersebut disambut Ketua PWI Kota Tangerang, Rahmat Herwanto, bersama jajaran pengurus dan anggota. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan membahas pentingnya komunikasi, keterbukaan informasi, serta sinergi antara lembaga pemerintah dan insan pers.
Dalam sambutannya, Tardi menyampaikan apresiasi atas penerimaan PWI Kota Tangerang. Ia menjelaskan, kunjungan tersebut juga merupakan bentuk balasan atas silaturahmi Ketua PWI Kota Tangerang bersama jajaran yang sebelumnya telah berkunjung ke Kantor Pertanahan.
Tardi mengungkapkan, selama kurang lebih satu tahun bertugas di Kota Tangerang, pihaknya terus melakukan pembenahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Ia mengakui, ketika mulai bertugas, terdapat sekitar 3.500 tunggakan layanan pertanahan yang terakumulasi sejak 2015 hingga 2025. Melalui kerja bersama seluruh jajaran, tunggakan tersebut diklaim telah berhasil diselesaikan.
"Ketika kami datang ke Kota Tangerang, tunggakan pelayanan sampai periode 2025 jumlahnya sekitar 3.500. Alhamdulillah, tim kami bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kami terus bergerak melakukan pembenahan dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Tardi.
Menurutnya, peningkatan pelayanan tidak berhenti pada penyelesaian tunggakan. Evaluasi dan pembenahan internal akan terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan pertanahan yang semakin baik.
Paparkan Kontribusi dan Capaian Kinerja
Dalam kesempatan itu, Tardi juga memaparkan kontribusi sektor pertanahan terhadap pemerintah daerah. Ia menyebut kontribusi yang berkaitan dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada 2025 hampir mencapai Rp500 miliar.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa capaian penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Kantor Pertanahan Kota Tangerang pada 2024 mencapai sekitar 99 persen.
Menurut Tardi, capaian tersebut merupakan hasil kerja seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pelayanan dan administrasi pertanahan.
Terbuka terhadap Kritik dan Masukan Pers
Tardi menegaskan, Kantor Pertanahan Kota Tangerang membutuhkan dukungan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi wartawan, dalam menyampaikan informasi pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengakui, instansinya telah memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan situs resmi. Namun, komunikasi langsung dengan media massa tetap diperlukan agar informasi mengenai program, kebijakan, dan pelayanan pertanahan dapat tersampaikan secara lebih luas.
"Kami tidak bisa berdiri sendiri. Walaupun kami sudah bekerja keras dan berupaya memberikan hasil maksimal, tanpa adanya komunikasi dan sinergi dengan pihak lain, hasilnya tidak akan optimal," ungkapnya.
Ia juga menyatakan terbuka terhadap kritik, masukan, maupun koreksi dari insan pers sepanjang bertujuan untuk perbaikan pelayanan publik.
"Kami terbuka untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan melakukan perbaikan pelayanan. Kalau ada hal yang perlu dikomunikasikan dengan kami, silakan disampaikan," tambahnya.#
Rahmat Herwanto: Pers Harus Tetap Kritis dan Independen
Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang Rahmat Herwanto menyambut baik kunjungan Kepala Kantor Pertanahan bersama jajaran. Menurutnya, silaturahmi antarlembaga penting untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman mengenai peran dan fungsi masing-masing.
Rahmat menegaskan, PWI Kota Tangerang tetap berkomitmen menjaga independensi pers dan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia mengatakan, sikap kritis wartawan bukan ditujukan untuk menyerang atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan merupakan bagian dari tanggung jawab pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
"Teman-teman wartawan harus tetap kritis. Itu bukan karena persoalan pribadi atau kepentingan ketua, tetapi memang bagian dari tugas dan tanggung jawab seorang wartawan. Bahkan, ada ungkapan, jarum jatuh di Kota Tangerang pun harus diketahui," tegas Rahmat.
Rahmat juga menjelaskan bahwa PWI Kota Tangerang selama ini menjalankan roda organisasi secara mandiri. Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum memperoleh hibah kantor dari Pemerintah Kota Tangerang.
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya soliditas organisasi pers, khususnya PWI, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Jurnalis Tangerang Raya (JTR), dalam membangun kebersamaan serta menjaga profesionalisme insan pers.
Ia berharap komunikasi antara PWI dan Kantor Pertanahan Kota Tangerang dapat terus terjalin, termasuk dalam hal penyampaian informasi, klarifikasi, dan kritik terhadap pelayanan publik.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan tanpa mengesampingkan independensi pers. Sinergi yang dibangun diharapkan mampu mendorong keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan bagi masyarakat Kota Tangerang.

Social Footer